Ekonomi Note

DOL = Degree of Operating Leverage
Perubahan Pendapatan
Perubahan Penjualan

(% Change in EBIT / % Change in Sales)
Atau
DOL = Q (P-V) / Q (P-V)-F
P = Price ; V = Variable Cost ; F = Fixed Cost
DFL = Degree of Financial Leverage
DFL = Change in EPS / Change in EBIT

Manajemen :
1. Perencanaan
a. Mentetapka Tujuan
b. Merumuskan keadaan saat ini
c. Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan
d. Menghubungkan rencana-rencana untuk mencapai tujuan
2. Pengorganisasian
a. Rincian pekerjaan
b. Pembagian beban kerja
c. Mengembangkan mekanisme untuk mengkoordinir pekerjaan
3. Pengarahan
a. Motivasi
b. Komunikasi
c. Kreatif
4. Pengawasan

Tahap-tahap proses pengawasan
1. Penetapan standar (standar fisik, keuangan dan waktu)
2. Penentuan berapa kali penilaiaan/pengawasan harus dilakukan
3. Pengukuran pelaksanaan kegiatan (pengamatan, inspeksi, laporan, pengujian)
4. Pembandingan pelaksanaan dengan standard dan analis penyimpangan
5. Melakukan tindakan koreksi

Metode Pengawasan :
1. Metode kuantitatif
a. Anggaran
b. Auditing
c. Analisis break even
d. Analisis rasio keuangan
2. Metode Kualitatif
a. Pengamatan
b. Inspeksi
c. Pelaporan
d. Evaluasi
e. Diskusi dialog

7 S MC Kinsey Framework, syarat usaha berhasil baik :
1. Tujuan
2. Strategi
3. Struktur
4. Staff
5. System dan prosedur
6. Gaya
7. Tujuan nilai dan budaya

PENYELESAIAAN PERTENTANGAN
1. Menggunakan kekuasaan atau paksaan (coercive)
a. Menyelesaikan pertentangan yang menimbulkan keadaan darurat
b. Menggunakan isu penting
c. Mengambil tindakan terhadap orang yang mengambil keuntungan
2. Menghindari diri / mengundurkan diri
a. Biasanya atas isu yang tidak penting atau ada isu lain yang lebih penting
b. Tidak ada kesempatan / kemungkinan memberikan keputusan pada pihak2 lain
c. Membiarkan isu surat sendiri atau orang lain dapat menyelesaikan dengan lebih baik
3. Mengakomodasi / menghaluskan situasi
a. Biasanya terhadap hal2 yang kita salahi
b. Isu lebih penting bagi orang lain daripada kita
c. Harmonis dan stabilitas lebih penting
4. Kompromi
a. Bila tujuan lebih penting
b. Mengorbankan hak demi tujuan bersama
c. Guna memuaskan pihak lain
5. Kolaborasi / pemecahan masalah :
a. Bila ingin diperoleh penyelesaiaan integaratif
b. Ingin belajar
c. Consensus
Keahlian Manajer :
1. Keahlian tehnikal : “seorang yang bekerja di bidang computer harus memahami ilmu computer”.
2. Keahlian hubungan manusia
3. Keahlian konseptual : kemampuan berfikir, mendiagnosis, menganalisis dan mengambil keputusan
4. Keahlian mendefiniksan masalah, mengevaluasi alternative dan mengimplementasikan pilihan putusan
5. Keahlian mengatur waktu
9 Sifat seorang wiraswasta :
1. Sifat instrumental : memanfaatkan segala sesuatu yang ada dilingkungan mencapai tujuan
2. Sifat prestatif : tampil lebih baik, lebih efektif dibanding sebelumnya
3. Sifat keluwesan bergaul : cepat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi hubungan antar manusia
4. Sifat kerja keras
5. Sifat pengambil risiko
6. Sifat keyakinan diri
7. Sifat pengendalian diri
8. Sifat inovatif
9. Sifat kemandirian
Orang yang memiliki dorongan berprestasi :
1. Kebutuhan berprestasi
2. Rasa tanggung jawab tinggi
3. Pemilihan resiko yang moderat
4. Adanya persepsi terhadap keyakinan sukses
5. Menghadapkan umpan balik sebagai dorongan
6. Energik
7. Berorientasi masa depan
8. Memiliki keahlian organisasi
9. Orientasi uang sebagai symbol keberhasilan
5 tingkah laku wirausaha :
1. Purpusefull (menetapkan tujuan dan berupaya)
2. Persuasive (kemampuan mempengaruhi orang lain)
3. Persistent (mencapai tujuan secara bertahap)
4. Persumptous (berani bertindak disaat banyak orang ragu)
5. Perceptive (Mengerti kaitan antara serangkaiaan pilihan dan pencapaiaan tujuan)
Integritas seorang wirausaha :
Integritas adalah kualitas yang paling dibutuhkan bagi keberhasilan suatu bisnis
5 karakter untuk mencapai integeritas pengusaha :
1. Bersemangat dalam melihat atau mencari peluang2 baru
2. Mengejar peluang dengan disiplin yang ketat
3. Mengejar peluang yang sangat baik dan menghindari mengejar peluang yang melelahkan
4. Focus pada pelaksanaan khususnya yang bersifat adaptif
5. Mengikutsertakan energy setiap orang yang berada dalam jangkauan mereka
Faktor Motivasi Wirausaha :
1. The Foreign Refuge (peluang2 di wilayah lain)
2. The Corporate Refuge (tidak puas dengan lingkungan sekarang dan mencari yang lebih baik lagi)
3. The Paternal Refugee (Memiliki dasar bisnis dari keluarga lalu mencoba bisnis baru)
4. The Feminist Refuge (adanya diskrimintaif dan ingin membuktikan dirinya bahwa ia bias berhasil)
5. The Housewife Refugee (bisnis sampingan selain bekerja utama)
6. The Society Refugee (Tidak setuju dengan kondisi lingkungan lalu menjalankan usaha yang tidak terkait dengan lingkungan yang ada
7. The Educational Refugee (gagal dalam pendidikan lalu ikut usaha)
Langkah2 dalam membuat perubahan :
1. Mengkomunikasikan secara terbuka
2. Memberikan pemahaman dan mengikutsertakan pekerja dalam rencana perubahan
3. Memikirkan bahwa perubahan adalah hal positif
4. Sosialisasi perubahan dalam jangka waktu tertentu
5. Evaluasi dan modifikasi tindakan
Strategi Peningkatan Kepuasaan dan Motivasi Kerja
1. Teori Penguatan (Reward dan Punishment) dan modifikasi perilaku
2. Participative management dan Empowerment
3. Modified work schedules
4. Pengertian dan arti penting kepemimpinan

Pendekatan Gaya Manajerial
1. Gaya Otokratis (memberikan perintah dan menuntut bawahan untuk mematuhi tanpa bertanya)
2. Gaya Demokratis (meminta masukan dan pendapat dari bawahan, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan manajer)
3. Gaya Free-rein, sebagai penasihat bagi bawahan, bawahan memiliki kekuasaan untuk mengambil keputusan
5 faktor penting dalam manajemen material :
a. Transportasi
b. Gudang
c. Pembelian
d. Pemilihan supplier
e. Pengendalian persedian

Pendekatan Klasik Manajemen
1. Fedrik taylor (1911, book : The Principle of Scientifik Management) bagaimana mendapatkan kemakmuran maksimum bagi karyawan dan pengusaha, yakni
a. Pemilihan karyawan
b. Upah, reward dan punishment
c. Sarana dan prasarana
d. Pelatihan
e. Lingkungan kerja
f. Laba
g. Jaminan kekayaan dan kemajuan
2. Suami istri Gilberth (1911, motionStudy) ilmu yang menganlisis tugas sampai pada gerakan fisik dasar missal posisi raungan dan tata letak
3. Henry Fayol (1916, book : Administration Industrion industrielle at generale)
4. Mary Parker Follet (1930, book : Dynamic Administration The Collcted Papers of Mary Parker Follet) pengikutsertaaan karyawan dalam badan usaha sehingga mereka ikut memiliki, bahwa segala sesuatu saling terkait dalam system
5. Max Webber (1974, Book : The Teory of Social Economy Organization) yaitu : pembagian kerja yang jelas, prosedur baku dan jelas, karyawan dipilih sesuai kemampuan dan keahlian, manajemen karier bekerja dengan upah yang telah ditetapkan

KONSEP BARU MANAJEMEN

Shared Values : Nilai-nilai yang dimiliki bersama oleh para anggota organisasi sehingga mereka saling bekerjasama
Strategi Generik (Menurut Foster)
1. Diferensiasi, Keunikan membedakan dari yang lain (kualitas pelayanan atau desain)
2. Memimpin dalam aspek biaya (memanfaatkan kurva pengalaman)
3. Fokus, menkonsentrasi diri pada aspek dmana organisasi paling kuat
4 Jenis strategi, menurut miles dan Snow :
1. Mempertahankan (defender) : Terutama untuk organisasi dengan daerah produk / pasar yang sempit
2. Mencari yang baru (Prospector) dengan inovasi
3. Menganalisis (analyzer) : untuk organisasi yang bekerja pada dua pasar yang stabil dan yang berubah pada pasar yang stabil dan yang berubah, pada pasar yang stabil bekerja rutin dan efisien, pada pasar yang berubah diciptakan ide baru
4. Menggandakan reaksi (reactos), slalu menanti perubahan dalam lingkungan

Langkah – langkah perencanaan
– Menyadari kesempatan menetukan sasaran  menetukan dasar pemikiran(prospek masa depan, produk yang diminta, pasar produk) mengidentifikasi, mengevaluasi dan memilih alternative membuat urutan rencana2 berdasarkan anggaran  implementasi dan evaluasi hasil
Rentang Manajemen :
R = n (2 + (N-1)
R = jumlah hubungan atau interaksi
n = Jumlah bawahan

Tingkat Absensi = (Jumlah hari absen / Jumlah pekerja x hari kerja) x 100%

Rekruitment Tenaga KErja :
1. Badan penyalur tenaga kerja
2. Lembaga pendidikan
3. Rekomendasi dari kawryawan
4. Lamaran yang masuk secara kebetulan
5. Sanak keluarga
6. Tenaga pocokan (leasing)
7. Serikat kerja
Prosedur Perekrutan :
1. Prenotice Interview (surat lamaran, foto dan CV)
2. Interview Lanjutan
3. Tes Psikologi
4. Penempatan kerja
5. Kesehatan
6. Perkenalan
“psudosciences” : Penilaiaan fisik pelamar

Model Manusia
1. Teori A. H. Maslow
a. Kebutuhan Fisiologis (sandang, Pangan, Papan)
b. Kebutuhan keamanan (kesehatan)
c. Rasa cinta (interaksi dan aktifasi)
d. Rasa penghargaan (apresiasi)
e. Aktualisasi Diri (pengakuan)
2. Teori Alderfer
a. Eksistensi : kebutuhan yang dipuaskan oleh factor, missal : makanan, minuman, air, udara, upah dan kondisi kerja
b. Keterkaitan : kebutuhan hubungan, missal : hubungan antar pribadi dan hubungan social
c. Pertumbuhan : kebutuhan dimana individu merasa puas dengan membuat kontribusi yang kreatif dan produktif
3. Model Mcgregor
a. Tipe X : Tidak suka bekerja, menghindari tanggung jawab, kurang berani, lebih suka diarahkan dsb
b. Tipe Y : rajin bekerja, bertanggungjawab, berani, inisiatif
4. Model Argirys
a. Sifat Dewasa
b. Sifat Kekanak-kanakan
Mark of Chains : Metode kuantitif untuk memperhitungkan perubahan-perubahan yang terjadi berdasarkan probabilitas perubahan selama periode waktu tertentu

Kecendrungan Keputusan :
1. Tersedianya alternative yang mudah diketahui (manusia malas mencari alternative lain, tidak mau repot)
2. Waktu yang tersedia untuk membuat keputusan (cendrung mengambil keputusan berdasarkan pengalaman apalagi jika waktunya sempit)
3. Data yang kurang pasti
4. Pengaruh dan kepentingan orang yang berkuasa
5. Tersedianya sumber daya

Konsep Bisnis :
1. Apa yang hasil dihasilkan?
2. Untuk Siapa?
3. Bagaimana cara menghasilkan?
Cateris Paribus : Faktor yang mempengaruhi permintaan selain harga
Faktor2 yang mempengaruhi :
1. Selera atau preferensi konsumen
2. Jumlah konsumen di pasar
3. Pendapatan uang konsumen
4. Harga Barang-barang lain yang berkaitan
5. Harapan konsumen

Faktor Cateris Paribus (Kurva Penawaran) :
1. Teknik Produksi
2. Harga Sumber Daya
3. Harga barang2 lain yang berkaitan
4. Pengharapan Penjual
5. Jumlah saingan
6. Kebijakan pemerintah
Daur Bisnis

Deprsei : Resesi yang berkepanjangan dan cukup dalam

Pengangguran
1. Friksional, Eksekutif yang memilih2 tempat kerja
2. Struktural, Petani dan pedagang
3. Siklikal, adanya resesi
4. Musiman,
5. Pengangguran terselubung, tukang bangunan dsb
Inflasi
Inflasi palinng parah terjadi :
• German, dalam 2 tahun (1922 – 1923), nilai 1 mark menjadi 1010 Mark
• Hongaria, nilai 1 pengo menjadi 1027 pengo
Mengukur inflasi dapat menggunakan IHK (indeks Harga Konsumen)
Penyebab inflasi klasik = jumlah uang yang beredar lebih banyak
HUKUM PASAR (Jean Baptise Say) :
“Supply creates its own demand” (Penawaran menciptakan sendiri pengeluarannya)
Setiap kenaikan output akan mendorong kenaikan pendapatan dan akan mendorong pengeluaran output tersebut sebesar kenaikan output itu.
HUKUM PASAR (Ricardo) :
“No man produces but with a view to consume or sell, and he never sells but with an intention to purchase some other comenodity which may be immediately useful to him or which maybe immediately useful to hir or, which may contribute to future production, by productivity, then he necessearily becomes either the consumer of his own goods or the purchaser and consumer of the goods of some other persons”.
TEORI KLASIK
Ekonomi Makro menggunakan landasan:
a. Jika terjadi perubahan, maka selalu ada kekuatan dalam ekonomi itu sendiri yang mendorong tercapinya kembali keadaan semula
b. Mekanisme pasar bekerja secara otomatis menyeimbangkan penawaran dan permintaan.
TEORI KEYNES : mekanisme pasar tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri tapi harus ada campur tangan pemerintah
Kualitas KEPUTUSAN adalah menjabarkan semua alternative keputusan yang mungkin dipakai termasuk ketetepan waktu dan legitimasinya
PEMBUATAN KEPUTUSAN :
 Dealing with problem (identification, definition and diagnosis)
 Cari Alternatif2, solusi
 Evaluating solution and make a choice
 Dealingwith implementary of choosen and solution
 Monitoring and controlling
Menurut Hubber :proses pebuat keputusan mulai ketika suatu masalah dijajaki dan berakhir ketika suatu alternative sudah dipilih.
TEHNIK PEMBUATAN KEPUTUSAN :
1. Brainstorming, Tehnik untuk merangsang anggota kelompok supaya menjajaki alternative yang mungkin bisa untuk menyelesaikan masalah.
a. Tidak boleh memberikan kritik
b. Bebas mengemukakan pendapat
c. Keluarkan ide sebanyak mungkin
d. Kombinasi ide dan perbaikan ide tersebut
2. The Nominal Group Tehnique, tehnik untuk merangsang anggota kelompok untuk member dan mengevaluasi informasi.
a. Ide2 dikeluarkan secara bergiliran
b. Mendiskusikan ide2 dengan urutan yang telah ditentukan
c. Menggunakan “rank voting” memilih 3 ide terbaik
3. The Delphi Tehnique, tehnik untuk mendapatkan pendapat2 dari para ahli
a. Menggunakan tenaga para ahli
b. Pendapat eksekutif senior

TIPE SITUASI DALAM PEMBUATAN KEPUTUSAN
1. Dalam Keadaan darurat, pertimbangan manfaat dan biaya
2. Dala Keadaan banyak pilihan, cari Kualitas yang terbaik dan penting”
3. Dalam keadaan alternative solusi belum tentu menyelsaikan masalah, pakai looping back=usaha menciptakan penyelesaiaan
CARA MENGUJI KEPUTUSAN :
1. Menelusuri alternatif2 keputusan
2. Melihat Tujuan yang akan dicapai
3. Menimbang biaya dan manfaat
4. Mencari informasi yang relevan
5. Pertimbangan para pakar
6. Perngaru efek positif dan negative dari keputusan dan alternative
7. Persiapan terperinci untuk pelaksanaan

PDB : Gross Domestic Brutoo
GNP (Gross National Product) = GDP – net factor income abroad + net factor domestic
NNP(Net National Product) = GNP – Depresiasi
NI(National Income) = NNP – Pajak Tidak Langsung + Subsidi
PI (personal income) = NI – Retained Earning – Sosial Insurance + Pendapatan Bunga + Pendapatan Non Balas Jasa
DPI (Disposable personal Income) = PI – Personal Taxes
JENIS PERSONALIA
1. Tenaga Eksekutif yaitu : Tenaga ahli dalam bidangnya dan menguasai manajemen serta visi dan misi dengan baik, tugas pokok :
a. Mengambil keputusan
b. Melaksanakan fungsi organic manajemen (merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinir dan mengawasi)
2. Tenaga Operatif yaitu tenaga terampil yang menguasai bidang pekerjaannya, ada 3 golongan yaitu :
a. Tenaga terampil
b. Tenaga stengah terampil
c. Tenaga tidak terampil

SUMBER TENAGA KERJA :
1. Dari dalam perusahaan
2. Teman2 karyawan
3. Lembaga penempatan kerja
4. Lembaga pendidikan
5. Masyarakat umum
SELEKSI TENAGA KERJA :
1. Penentuan Jenis :
a. Batas minimum usia
b. Batas minimum pendidikan
c. Pengalaman kerja
d. Keahlian yang dimiliki
e. Keterampilan lain yang dimiliki
f. Pengetahuan2 lain
2. Jumlah Tenaga kerja :
a. Analisa beban kerja
i. Peramalan penjualan
ii. Penyusunan jadwal kerja
b. Analisa tenaga kerja
i. Jumlah tenaga kerja dalam periode tertentu
3. Proses seleksi
a. Mengisi formulir
b. Wawancara pendaftaran
c. Physikotest, meliputi :
i. Aptitude Test (sikap)
ii. Achievement (bakat)
iii. Interest test (minat)
iv. Personality Test (kepribadian)
v. IQ Test (Intelegensia)
d. Wawancara Lanjutan
e. Pengujian referensi, menguji pengalaman pelamar
f. Pengujian kesehatan
g. Masa Orientasi

PENGEMBANGAN KARYAWAN
1. On The Job Training (Dilaksanakan dalam perusahaan)
2. Of The Job Training (oleh lembaga diluar perusahaan)
Tujuan :
1. Tingkat produktivitas bertambah
2. Mengurangi resiko bertambah
3. Mengurangi besarnya scrap (kerusakan)
4. Meningkatnya gairah kerja

KOMPENSASI yaitu : Imbalan yang diberikan secara teratur atas kontribusi yang diberikan untuk tujan perusahaan
1. Teori Upah
a. Teori Pasar (Hasil perundingan tawar menawar pekerja dan manajer/pemilik)
b. Teori Standar Hidup (UMR)
c. Teori Kemampuan membayar (Atas kemampuan perusahaan)
2. Faktor2 yang mempengaruhi upah :
a. Pasar tenaga kerja (Besar kecilnya jumlah permintaan dan penawaran)
b. Tingkat upah di daerah tersebut
c. Tingkat keahlian yang diperlukan
d. Situasi perusahaan (kondisi)
e. Peraturan pemerintah
3. Metode Pengupahan
a. Upah langsung (upah yang dibayarkan per satuan waktu)
b. Gaji (sudah dibakukan waktunya)
c. Upah satuan (dibayar berdasarkan produk yang dihasilkan)
d. Komisi (persentase dari harga / laba)
e. Premi shift kerja (Upah yang dibayar di luar jam kerja normal)
f. Tunjangan tambahan (agar bekerja di perusahaan untuk waktu yang lama)
4. Insentif , adalah upah / imbalan sebagai dorongan untuk bekerja, upah insentif terdiri dari :
a. Full Participation Plan, kenaikan 1% dari standar, missal jika target 100 dan tercapai hasil 120 maka kenaikan upah sebesar 20%
b. Group Insentif Plan , di berikan kepada sekelompok karyawan, setelah terbukti menunjukkan hasil : peningkatan produktifitas, penurunan biaya kerja, perbaikan kualitas produk, pengurangan tingkat kerusakan product.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s